About














Senin, 28 April 2014

Tugas Minggu ke 2 ( Pengalaman Menghadapi Pilihan Sulit )

Masa muda adalah masa dimana kita banyak dipertemukan oleh berbagai pilihan dan rintangan , tentu saja , setiap kali kita dihadapkan dalam sulitnya menentukan pilihan , kita harus menentukanya dengan masak masak. Terkadang menentukan suatu pilihan bisa membuat hati dan pikiran jadi galau . tapi jangan jadi depresi hanya karena bingung menentukan pilihan . ada berbagai cara dalam menghadapi pilihan yang sulit , bisa meminta saran dari orang terdekat , meminta petunjuk kepada tuhan , dan bisa juga mengikuti hati nurani kita sendiri .

                Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya dalam menentukan pilihan yang sulit , pengalaman saya ini terjadi belum begitu lama sebelum saya menulis post ini. Ketika itu ada kerabat datang ke rumah orang tua saya, dia dating untuk tujuan  bersilahturahmi , tetapi di sela sela perbincangan , beliau menawarkan saya untuk mendaftar menjadi brigadir polisi ,  karena pada saat itu kepolisian sedang membutuhkan banyak calon Brigadir , sehingga peluang saya untuk masuk cukup terbuka.
                   Saya yang agak tergiur dengan tawaran tersebut jadi bingung sendiri , apakah saya akan melanjutkan kuliah yang sudah saya jalani selama 4 semester ini , atau saya berhenti kuliah untuk menjadi seorang brigadir polisi . orang tua saya yang sedikit agak memaksa , menyuruh saya untuk menerima tawaran tersebut , tapi saya masih sangat bingung mau pilih A atau B . terlebih lagi lingkungan saya berlatar belakang militer , jadi saya sudah terbiasa dengan lingkungan yang serba disiplin , kata orang tua saya , “ kalau kamu daftar , peluang kamu lolos akan besar , kesempatan ini jangan kamu sia siakan.” Memang kesempatan tidak datang dua kali . tetapi saya memegang prinsip yang saya dapatkan dari salah satu film ( saya lupa judulnya)“ kalau kamu sudah memilih , lanjutkan pilihanmu , dan jangan kau sesali “  berkat prinsip itulah saya memilih untuk tetap melanjutkan kuliah , karena dari awal saya berniat untuk masuk perguruan tinggi bukan untuk main – main dan mengisi waktu luang .

   Besoknya orang tua saya menanyakan lagi “ giamana jadi daftar gak ? “ lalu saya jawab “ gak ! saya bakal lanjutin kuliah , saya gak akan menyia-nyiakan uang dan waktu yang sudah 2 tahun saya lewatin begitu aja” . dengan wajah yang agak sedikit kecewa , ortu saya mengiyakan saja . saya tidak akan menyesali pilihan yang saya pilih ini , karena percuma menyesali apa yang sudah terjadi , lebih baik kita perbaiki hal hal yang masih kurang dalam diri kita agar siap di waktu kedepanya . dan saya yakin Tuhan akan memberikan kesempatan bagi hambanya untuk berkembang kearah yang lebih baik lagi . wassalammmm  

0 komentar:

Posting Komentar