About














Rabu, 03 Februari 2016

TUGAS 4 PENGANTAR TELEMATIKA


DAMPAK PERKEMBANGAN TELEMATIKA PADA MASA YANG AKAN DATANG



        Perkembangan teknologi dan telematika saat ini sudah sangat pesat dan tidak dapat dibendung lagi. Saat ini dalam pencarian informasi sudah tidak lagi terbatas oleh kendala jarak dan waktu, semua orang dapat berhubungan dan berinteraksi secara real time, dimana pun kapanpun. fasilitas publik juga sudah menyediakan apa yang kita butuhkan untuk dapat memaksimalkan perangkat kita, contohnya Wifi. Dahulu mungkin orang- orang menganggap teknologi adalah sebuah mimpi atau angan angan belaka. tetapi dengan kemauan dan kecerdasan manusia saat ini, hal hal yang dianggap mustahil kini dapat di realisasikan. dengan bantuan teknologi, pekerjaan manusia menjadi semakin mudah dan cepat. 

        Perkembangan telematika dimasa depan juga akan sangat pesat, Semakin berkembangnya teknologi informasi, seperti komputer yang semakin canggih dan internet yang begitu luas dan mudah dijangkau oleh masyarakat, perkembangan telematika di masa depan pasti akan semakin pesat dan mengharuskan masyarakat mengikuti perkembangan tersebut. Perkembangan telematika merupakan sebuah acuan bagi individu untuk mengembangkannnya, kemudian bisa digunakan oleh masyarakat. Namun dalam proses perkembangannya harus sesuai dengan norma-norma yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan.

        Semua akan berlomba-lomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya. Pada akhirnya, era robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih baik.

Dampak Positif Perkembangan Telematika
  • Kemudahan dalam memperoleh Informasi secara cepat. Informasi yang diperoleh dapat bersifat real time artinya pada saat itu juga. Selain itu informasi yang diinginkan dapat diperoleh secara langsung pada sumbernya sehingga mengurangi adanya distorsi informasi.
  • Transparasi dalam Informasi. Informasi dapat diketahui siapa saja karena adanya keterbukaan.
  • Kemudahan dalam memperoleh data. Dengan adanya perkembangan telematika kita dapat memperoleh data dan Informasi dari berbagai sumber, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
  • Penghematan Waktu. Orang tidak perlu lagi mengorban waktu untuk mengantri lama dalam melakukan transaksi keuangan tetapi cukup dengan melakukan transaksi melalui internet atau ponsel genggam.

Dampak Negatif Perkembangan Telematika
  • Adanya cyber crime.
  • Penyebaran virus atau malicious ware fraud.
  • Banyak anak kecil menjadi malas belajar karena kecanduan internet dan main game.
  • Membuat manusia menjadi makhluk unsocial, tidak bersosialisasi secara langsung melainkan hanya dengan teknologi atau dunia maya kita mengenal orang satu sama lain tanpa bersosialisasi.

  

Minggu, 13 Desember 2015

TUGAS 3 PENGANTAR TELEMATIKA



Pada tugas kali ini saya ditugaskan untuk mencari 5 artikel tentang kasus Cybercrime yang pernah ada di dunia. Berikut ini adalah kasus-kasusnya :




  • Kasus  1 ( Pengacau Internet di Eropa (2013) ) 
             Seorang pria Belanda ditahan karena diduga bertanggung jawab terhadap serangan cyber terbesar. Tak disangka, ia ternyata melakukan seluruh aksinya itu hanya dari dalam mobil saja.Tak perlu super komputer atau mesin dengan spesifikasi tinggi. Hacker berusia 35 tahun itu sukses membuat serangan Distributed Denial of Service Attacks (DDoS) hingga mencapai titik puncak di 300 gigabit per detik hanya dengan peralatan sederhana.Pria berinisial SK itu menggunakan laptop, smartphone dalam mobil jenis Van yang sudah dilengkapi antena. Itu saja sudah sanggup membuat jaringan di sejumlah wilayah Eropa nyaris lumpuh.Serangan yang dilakukan akhir Maret 2013 lalu itu memang sengaja dilakukan di dalam mobil. Cara ini dilakukan agar si peretas bisa lebih leluasa bergerak.“Tersangka menggunakan kendarannya sebagai pusat komputasi mobile. Di dalamnya juga ada antena yang dipakai untuk melacak beberapa frekuensi,” tulis pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Spanyol.


  • Kasus 2 ( Worm Stuxnet ( 2010) )
 Serangan worm stuxnet banyak di pandang oleh para pakar sebagai salah satu serangan terbesar yang melibatkan kode program yang sangat kompleks.Serangan worm ini melibatkan berbagai macam celah yang ada di sisterm operasi windows yang belum banyak diketahui , dan mengincar sistem industri yang mengendalikan berbagai perangkat mesin di instalasi pembangkit listrik maupun di pabrik pabrik.Tak salah bila banyak orang curiga bahwa worm ini di dalangi oleh pihak yang besar , bahkan di sponsori oleh negara besar, dalam hal ini adalah negara barat. Iran menjadi negara yang paling banyak tertular oleh worm ini dan dicurigi pihak barat sengaja ingin melumpuhkan pembangkit nuklir Bushehr dengan worm ini.    


  • Kasus 3 ( Operation Aurora ( 2009 ) )
 Pada tahun 2009 sekitar 30 perusahaan termasuk google dan adobe system di kabarkan telah menjadi korban serangan cyber yang sangat rumit. Para hacker berhasil mencuri properti intelektual dari perusahaan perusahaan tersebut dengan memanfaatkan celah keamanan pada browser internet exploler.Vice president of Threat Research McAfee, Dmitri Alperovitch mengatakan bahwa ia menemukan kata ‘Aurora’ pada direktori komputer penyerang, saat melakukan pelacakan dari komputer yang telah terinfeksi. Dipercaya hecker menggunakan kata aurora untuk menggunakan oprasi ini.Tak cuma orang-orang yang bekerja pada perusahaan multi nasional yang harus berhati hati dengan upaya intrusi ini, namun juga para oposisi di cina juga diincar, dari dokumen yang di bocorkan oleh wikileak, serangan ini diinstrusikan oleh seorang petinggi di pemerintah china.  


  • Kasus 4 ( Carding (2003) )

Carding, salah satu jenis cyber crime yang terjadi di Bandung sekitar Tahun 2003. Carding merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet. Para pelaku yang kebanyakan remaja tanggung dan mahasiswa ini, digerebek aparat kepolisian setelah beberapa kali berhasil melakukan transaksi di internet menggunakan kartu kredit orang lain. Para pelaku, rata-rata beroperasi dari warnet-warnet yang tersebar di kota Bandung. Mereka biasa bertransaksi dengan menggunakan nomor kartu kredit yang mereka peroleh dari beberapa situs. Namun lagi-lagi, para petugas kepolisian ini menolak menyebutkan situs yang dipergunakan dengan alasan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.Modus kejahatan ini adalah pencurian, karena pelaku memakai kartu kredit orang lain untuk mencari barang yang mereka inginkan di situs lelang barang. Karena kejahatan yang mereka lakukan, mereka akan dibidik dengan pelanggaran Pasal 378 KUHP tentang penipuan, Pasal 363 tentang Pencurian dan Pasal 263 tentang Pemalsuan Identitas.Mabes Polri Tangkap Pembobol “Website” Partai Golkar,                           

  • Kasus 5 (Mabes Polri menangkap pembobol website (situs) Partai Golkar)

Unit Cyber Crime Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menangkap pembobol website (situs) Partai Golkar, Isra Syarat (26) di Warnet Belerang, Jl Raden Patah No 81, Batam, pada 2 Agustus 2006. Tersangka pembobol website Partai Golkar pada Juli 2006. Dikatakan, penangkapan tersangka berkat hasil penyelidikan, analisa data dan penyamaran dari petugas unit cyber sehingga menemukan keberadaan tersangka. Petugas belum mengetahui latar belakang tersangka membobol situs Partai Golkar. tersangka diduga kuat membobol website Partai Golkar dari pulau itu. “Tersangka dijerat dengan UU No 36/1999 tentang Telekomunikasi dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang Serangan terhadap situs partai berlambang pohon beringin itu terjadi pada 9 hingga 13 Juli 2006 hingga menyebabkan tampilan halaman berubah. “Pada 9 Juli 2006, tersangka mengganti tokoh Partai Golkar yang termuat dalam situs dengan gambar gorilla putih tersenyum dan di bagian bawah halaman dipasangi gambar artis Hollywood yang seronok, Pada 10 Juli 2006, tersangka mengubah halaman situs Partai Golkar menjadi foto artis Hollywood yang seronok dan mencantumkan tulisan “Bersatu Untuk Malu”. Serangan pada 13 Juli 2006 lalu, halaman depan diganti dengan foto gorilla putih yang tersenyum dan mencantumkan tulisan “bersatu untuk malu”. “Saat serangan pertama terjadi, Partai Golkar sudah berusaha memperbaiki namun diserang lagi hingga terjadi beberapa kali perbaikan sampai akhirnya Partai Golkar melaporkan kasus ini ke Mabes Polri. 


Sumber
  • https://iksanarifmuh.wordpress.com/2015/10/07/contoh-kasus-cybercrime/
  • https://roggyandfriends.wordpress.com/cybercrime/contoh-kasus/

Selasa, 03 November 2015

ARSITEKTUR TELEMATIKA

Dalam rangka meneruskan pembahasan seputar TELEMATIKA, kali ini saya akan coba untuk membahas materi tentang ARSITEKTUR TELEMATIKA. Pada ARSITEKTUR TELEMATIKA di bagi ke dalam 3 bagian yaitu:
> Arsitektur Telematika Dari Sisi Client.
> Arsitektur Telematika Dari Sisi Server.
> Kolaborasi Arsitektur Telematika Dari Sisi Client Dan Server.

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan masing-masing dari ke 3 bagian Arsitektur Telematika.

DEFINISI ARSITEKTUR TELEMATIKA

Arsitektur Telematika dapat diartikan sebagai struktur desain komputer dan semua rinciannya (sistem sirkuit, chip, bus untuk ekspansi slot, BIOS dan sebagainya). Tiga elemen utama sebuah Arsitektur, adalah:
> Arsitektur Sistem Pemrosesan.
> Arsitektur Telekomunikasi Dan Jaringan.
> Arsitektur Data.

Dapat di simpulkan Arsitektur Telematika itu sendiri adalah sebuah struktur desain yang secara logika dapat meningkatkan hubungan jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.

ARSITEKTUR TELEMATIKA DARI SISI CLIENT & SERVER

> ARSITEKTUR TELEMATIKA DARI SISI CLIENT
Arsitektur dari sisi client ini merujuk pada pelaksanaan/penyimpanan data pada browser (sebagai client) sisi koneksi HTTP. Java Script adalah sebuah contoh dari sisi client eksekusi, dan cookie adalah contoh dari sisi client penyimpanan.

Karakteristik Arsitektur dari sisi Client :
> Menunggu balasan.
> Menerima balasan.
> Selalu memulai permintaan ke server.
> Biasanya terhubung ke sejumlah kecil dari server pada satu waktu.
> Khusus jenis klien mencakup: web browser, e-mail client, dan online chat client.
> Biasanya berinteraksi langsung dengan pengguna akhir dengan menggunakan antarmuka pengguna seperti antarmuka pengguna grafis.

> ARSITEKTUR TELEMATIKA DARI SISI SERVER
Arsitektur dari sisi server ini merujuk pada server Web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu harus mendukung. Contoh, penggunaan CGI script sisi server khusus tag tertanam di halaman HTML; tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk mengeksekusi.

Karakteristik Arsitektur dari sisi Server :
> Selalu menunggu permintaan dari salah satu klien.
> Melayani klien permintaan kemudian menjawab dengan data yang diminta ke klien.
> Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan klien.
> Jenis server khusus mencakup: web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server. Kebanyakan web layanan ini juga jenis server.

KOLABORASI ARSITEKTUR TELEMATIKA DARI SISI CLIENT DAN SERVER
Berikut ini adalah penjelasan mengenai kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server yang diagi kedalam 3 bagian seperti dibawah ini :



1) Arsitektur Single-Tier
Arsitektur single-tier adalah semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Ini adalah sederhana dan paling mahal alternatif. Ada kurang perlengkapan untuk membeli dan mempertahankan. Kelemahan dari jenis ini pelaksanaan keamanan lebih rendah dan kurangnya skalabilitas. Sebuah arsitektur skalabel ketika dapat dengan mudah diperluas atau ditambah untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kinerja.

Setelah semua komponen utama situs dan data di satu komputer di belakang firewall daun domain situs lebih rentan terhadap serangan berbahaya. Menjalankan semua komponen situs pada sebuah komputer juga membatasi ekspansi dan optimalisasi kemungkinan. Anda hanya dapat menambahkan begitu banyak memori atau begitu banyak CPU untuk sebuah server tunggal.

2) Arsitektur Two-tier
Arsitektur two-tier, antarmuka pengguna ditempatkan di lingkungan desktop dan sistem manajemen database. Biasanya dalam sebuah server, yang lebih kuat merupakan mesin yang menyediakan layanan bagi banyak client. Pengolahan informasi dibagi antara sistem user interface lingkungan dan lingkungan server manajemen database.

Arsitektur two-tier lebih aman dan terukur daripada pendekatan single-tier. Pilihan ini bergerak Database Server ke mesin terpisah di belakang firewall yang kedua. Ini menambah keamanan tambahan dengan menghapus data pelanggan sensitif dari DMZ. Memiliki database pada komputer yang terpisah meningkatkan kinerja keseluruhan situs. Kelemahan dari opsi ini adalah biaya yang mahal dan kompleksitas arsitektur.

3) Arsitektur Three-tier
Arsitektur three-tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan antara sistem user interface lingkungan klien dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini di implementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server. The middleware menjalankan fungsi dari antrian, eksekusi aplikasi dan database pementasan. Di samping itu middleware menambahkan penjadwalan dan prioritas untuk bekerja di kemajuan. Three-tier klien / server arsitektur digunakan untuk meningkatkan performa untuk jumlah pengguna yang besar dan juga meningkatkan fleksibilitas ketika dibandingkan dengan pendekatan dua tingkat. 

Kekurangan dari tiga tingkatan arsitektur adalah bahwa lingkungan pengembangan lebih sulit untuk digunakan daripada pengembangan aplikasi dari dua lapis, yaitu :

1. Three tier dengan pesan server
Pada arsitektur ini, pesan akan diproses dan diprioritaskan asynchronously. Header pesan memiliki prioritas yang mencakup informasi, alamat dan nomor identifikasi. Server pesan link ke relasional DBMS dan sumber data lainnya. . Pesan sistem alternatif untuk infrastruktur nirkabel.

2. Three tier dengan server aplikasi
Arsitektur ini memungkinkan tubuh utama untuk menjalankan sebuah aplikasi pada tuan rumah bersama bukan di sistem user interface lingkungan klien. Server aplikasi logika bisnis saham, perhitungan dan pengambilan data mesin. . Dalam aplikasi arsitektur ini lebih terukur dan biaya instalasi kurang pada satu server dibandingkan mempertahankan masing-masing pada klien desktop.
http://faiza-ulfa.blogspot.com/2014/01/arsitektur-telematika-dari-sisi-server.html
http://efansamuel.blogspot.co.id/2014/10/arsitektur-telematika.html